Langsung ke konten utama

Program linier


Kompetensi Dasar
3.2 Menjelaskan program linier dua variabel dan metode penyelesaiannya dengan menggunkan masalah kontekstual
4.2 Menyelesaiakan masalah kontekstual yang berkaitan dengan program linier dua variabel.
Alokasi Waktu : 2 JP
Kelas                 : XI IPS 2
PROGRAM LINIER

A.      Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel
1.         Pengertian Pertidaksamaan Linier Dua Variabel
Pertidaksamaan linear dua variabel adalah kalimat terbuka matematika yang memuat dua variabel, dengan masing-masing variabel berderajat satu dan dihubungkan dengan tanda ketidaksamaan. Tanda ketidaksamaan yang dimaksud adalah >, <, ≥, atau ≤.
Bentuk umum pertidaksamaan linear dua variabel sama dengan bentuk umum persamaan linear dua variabel. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perbedaannya terletak pada tanda ketidaksamaan.
Pada persamaan digunakan tanda “ = ”, sedangkan pada pertidaksamaan digunakan tanda “ >, <, ≥, atau ≤ “. Berikut bentuk umum dari pertidaksamaan linear dua variabel.
ax by > c
ax by < c
ax by ≥ c
ax by ≤ c
Dengan :
= koefisien dari x≠ 0
= koefisien dari y≠ 0
c = konstanta
ab, dan anggota bilangan real.
Penyelesaian dari suatu pertidaksamaan linear dua variabel berupa pasangan terurut (ab) yang memenuhi pertidaksamaan linear dua variabel.
Semua penyelesaian dari pertidaksamaan linear dua variabel disatukan dalam suatu himpunan penyelesaian. Himpunan penyelesaian dari suatu pertidaksamaan linear dua variabel biasanya disajikan dalam bentuk grafik pada bidang koordinat cartesius.
Langkah-langkah yang harus diambil untuk menggambar kan grafik penyelesaian dari per tidaksama an linear dua variabel, hampir sama dengan langkah-langkah dalam menggambarkan grafik persamaan linear dua variabel.
Berikut ini langkah-langkah mencari daerah penyelesaian dari pertidaksamaan linier dua variabel :
a.    Ganti tanda ketidaksamaan >, <, ≥, atau ≤ dengan tanda “ = “.
b.  Tentukan titik potong koordinat cartesius dari persamaan linear dua variabel dengan kedua sumbu.
·      Titik potong dengan sumbu x, jika = 0 diapit titik (x,0)
·      Titik potong dengan sumbu y, jika = 0 diapit titik (0,y)
c.  Gambarkan grafiknya berupa garis yang menghubungkan titik (x,0) dengan titik (0,y). Jika pertidaksamaan memuat > atau <,gmbarkan grafik tersebut dengan garis putus-putus
d.   Gunakanlah sebuah titik uji untuk menguji daerah penyelesaian pertidaksamaan
e.    Berikanlah arsiran pada daerah yang memenuhi himpunan penyelesaian pertidaksamaan
Contoh :
Gambarlah daerah himpunan penyelesaian pertidaksamaan
3+ 4≤ 12, x, y €R.
Jawab:
3+ 4≤12, ganti tanda ketidaksamaan sehingga diperoleh garis
3+ 4=12.
·      Titik potong dengan sumbu x= 0
      3+ 4(0) = 12
                 3= 12
                   = 4
·      Titik potong dengan sumbu y= 0
      3(0) + 4y = 12
                 3= 12
                   = 3
·      Titik potong dengan sumbu koordinat di (4, 0)    dan (0, 3). Diperoleh grafi k 3+ 4=12.


Ambil titik uji (0, 0) untuk mendapatkan daerah penyelesaian dari pertidaksamaan 3+ 4≤12 , diperoleh 3(0) + 4(0) ≤ 12
                                                                                0 ≤ 12 (Benar)
Dengan demikian, titik (0, 0) memenuhi pertidaksamaan 3+ 4≤ 12
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan adalah daerah di bawah garis batas (yang diarsir).



2.         Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel

Sistem pertidaksamaan linear dua variabel adalah suatu sistem yang terdiri atas dua atau lebih pertidaksamaan dan setiap pertidaksamaan tersebut mem punyai dua variabel.
Langkah-langkah menentukan daerah penyelesaian dari sistempertidaksamaan linear dua variabel sebagai berikut.
a.    Gambarkan setiap garis dari setiap pertidaksamaan linear dua variabel yang diberikan dalam sistem pertidaksamaan linear dua variabel.
b.   Gunakanlah satu titik uji untuk menentukan daerah yang memenuhi setiap pertidaksamaan linear dua variabel. Gunakan arsiran yang berbeda untuk setiap daerah yang memenuhi pertidaksamaan yang berbeda.
c.   Tentukan daerah yang memenuhi sistem pertidaksamaan linear,  yaitu daerah yang merupakan irisan dari daerah yang memenuhi pertidaksamaan linear dua variabel pada langkah b.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turunan Fungsi Perkalian dan Pembagian

1. Rumus Turunan Fungsi Perkalian f(x) = u.v f'(x)=u'v + uv' Keterangan : u' menyatakan turunan fungsi u v' menyatakan turunan fungsi v Contoh Soal Carilah turunan dari y= (2x 2  + x)(4x + 1) Pembahasan u = 2x 2  + x u’= 4x + 1 v = 4x + 1 v’= 4 y’ = u’v + uv’ y’ = (4x + 1)(4x + 1) + (2x 2  + x)(4) y’ = (16x 2  + 4x + 4x + 1)+(8x 2  + 4x) y’ = 24x 2  + 12x + 1 2. Rumus Turunan Fungsi Pembagian f(x) = u v f'(x) = u'v - uv' v 2 Contoh Soal Jika f(x) = (x 2  + 1) (x - 1) . Carilah turunan f'(x) ? Pembahasan u = x 2  + 1 u'= 2x v = x - 1 v' = 1 f'(x) = u'v - uv' v 2 f'(x) = 2x(x - 1) - (x 2  + 1)1 (x - 1) 2 f'(x) = 2x 2  - 2x - x 2  - 1 (x - 1) 2 f'(x) = x 2  - 2x - 1 (x - 1) 2 Contoh-contoh soal turunan dalam bentuk perkalian dan pembagian (tolong pahami ya gaes) Carilah turunan pertama f'(x) dari fungsi f(x) = x 2 (3x - 1) 5 Pembahasan ...

Fungsi komposisi

KD 3.6 Menjelaskan operasi komposisi pada fungsi dan operasi invers pada fungsi invers serta sifat-sifatnya serta menentukan eksistensinya   Indikator :  Menentukan definisi, sifat-sifat, dan hasil operasi komposisi fungsi Tujuan Pembelajaran : Peserta didik dapat menentukan definisi,  sifat-sifat,  dan hasil operasi komposisi fungsi Kelas : X IPS 2 Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bagaimana kabarnya shalih shalihah? Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Jangan lupa sholat dhuha dan dzuhurnya ya. Sebelum memulai pelajaran Matematika hari ini jangan lupa kita mengucapkan lafadz basmallah.. Hari ini Bu Siska akan memberikan materi tentang  Fungsi Komposisi  melalui link dibawah ini.. Latihan soal 1. Diketahui f(x) = x+2 , g(x) = -3x+1 , h(x) = x 2 - 1 . Tentukan (gofoh) (-1)! 2.  Diketahui f(x)= 2x+p dan g(x)=5x+120 jika gof (x) = fog (x) tentukan nilai p! Silahkan kirim catatan dan latihannya ke emal siskaok31@gmail.com Sem...

Limit Fungsi Aljabar (XI IPA 5 dan XI IPS 3)

Nama Guru : Siska Oktarina Mapel : Matematika Wajib Kelas : XI IPA 5 dan XI IPS 3 Materi : Limit Fungsi Aljabar Kompetensi Dasar : 3.7 Menjelaskan limit fungsi aljabar (fungsi polinom  dan fungsi rasional) secara intuitif serta sifat-sifatnya 4.7 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan limit fungsi aljabar  Tujuan Pembelajaran :  Peserta didik dapat 1. Menjelaskan pengertian limit fungsi aljabar. 2. Menjelaskan sifat-sifat limit fungsi aljabar. 3.  Menentukan permasalahan yang berkaitan dengan limit fungsi aljabar. Assalamu’alaikum Wr. Wb. Bagaimana kabarnya shalih shalihah? Semoga semuanya dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Jangan lupa sholat dhuha dan dzuhurnya ya. Sebelum memulai pelajaran Matematika hari ini jangan lupa kita mengucapkan lafadz basmallah.. Hari ini kita akan membahas materi mengenai Limit Fungsi Aljabar a dapun langkah pembelajarannya sebagai berikut: 1. Silahkan baca materi  Limit Fungsi Aljabar  yang ada ...